Gas-powered airsoft guns atau gas airsoft guns adalah generasi berikutnya dari jenis airsoft guns di pasaran. Jenis ini dianggap sebagai level berikutnya setelah spring-powered airsoft guns.
Penggunaan pasokan gas eksternal sebagai tenaganya memberikan fungsi otomatis pada jenis gas airsoft guns sehingga teman-teman bisa melakukan banyak tembakan sekaligus. Fungsi kokang pada jenis spring airsoft guns digantikan oleh adanya suplai gas sebagai tenaga. Produk yang ditawarkan beragam, kebanyakan adalah jenis gas handguns, gas pistols, atau gas sub-machine guns seperti senapan serbu.
Pengisian gas dilakukan melalui sebuah lubang kecil yang biasanya terletak persis di bagian bawah pada sistem pemicunya. Teman-teman tinggal mengisikan gas dari kaleng/tabung suplai gas melalui lubang itu
hingga penuh. Setelah terisi penuh, maka anda bisa menggunakan gas airsoft gun anda dalam mode otomatis atau semi otomatis hingga suplai gas habis atau tidak lagi memiliki cukup kekuatan untuk mengeluarkan pellet.
Gas airsoft guns dikategorikan menjadi dua, yaitu Gas Blow Back (GBB) dan Non Blow Back (NBB). Blowback adalah efek dorongan ke belakang pada bolt dalam mekanisme pengeluaran pellet dari magazen. Efek ini memberikan kesan mekanisme yang mirip aslinya. Baik tipe GBB maupun NBB, keduanya memiliki magazen yang bisa dilepas berisikan pellet dan gas.
Gas airsoft guns mengalami banyak perubahan sejak pertama diperkenalkan. Pada awalnya gas airsoft guns menggunakan suplai R-12 liquid propellant yang kemudian dilarang untuk digunakan karena terkait
isu lingkungan hidup. Namun, sebagai gantinya diproduksi gas airsoft gun yang menggunakan gas CO2 atau HPA nitrogen yang juga tidak dapat dikatakan ramah lingkungan tetapi memiliki kekuatan yang lebih dibandingkan menggunakan R-12. Gas airsoft guns modern umumnya menggunakan suplai HFC134, green gas (campuran antara polysiloxane dan propane), dan HF22. Penggunaan green gas, selain relatif ramah lingkungan juga memiliki kekuatan yang lebih besar. Jika anda memilih produk gas airsoft gun, pastikan bahwa produk yang anda pilih menggunakan suplai green gas. Hati-hati, penggunaan green gas pada jenis gas airsoft gun yang tidak didesain menggunakan suplai green gas
akan menyebabkan kerusakan internal.
Sebagian besar gas airsoft guns diproduksi di Jepang dan Taiwan, Penggunaan HFC134 (yang bertekanan lebih rendah) direkomendasikan untuk produk-produk gas airsoft guns buatan Jepang sedangkan HF22 (yang bertekanan lebih tinggi) untuk produk-produk gas airsoft guns buatan Taiwan karena sebagian besar menggunakan bahan metal untuk slide-nya sehingga bisa menahan tekanan gas yang lebih tinggi.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari gas airsoft guns.
Kelebihan :
Gas airsoft guns memiliki pengaturan kecepatan banyaknya tembakan yang dikeluarkan.
Gas airsoft guns memiliki fitur efek blowback yang mengesankan sangat mirip dengan aslinya.
Performa gas airsoft gun akan lebih tinggi di daerah beriklim panas seperti Indonesia.
Kekurangan:
Gas airsoft guns memerlukan perhatian dan perawatan yang lebih cermat dan hati-hati. Bagian Valves dan Seals, yang berfungsi sebagai pengatur keluarnya gas membutuhkan perhatian extra dengan selalu melapisinya dengan oli/lubricant sehingga tidak kering dan retak. Namun dengan perawatan yang ketat, gas airsoft guns akan tahan lebih lama dibandingkan jenis lainnya.
Walaupun harganya tidak semahal jenis electric airsoft guns, memiliki gas airsoft guns dalam jangka panjang akan lebih mahal ketimbang jenis lainnya karena teman-teman harus terus membeli suplai gas dan oli/pelumas untuk perawatannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar